Posted by : celoteh
Senin, 29 Juni 2015
Tulisan ini saya dedikasikan buat sahabat sejatiku Drh. Mitha Alfiani Zulaika bersama suami Prayogo Utomo yang telah memberi saya inspirasi tentang arti seorang sahabat sejati
Sahabat sejati, menurut kalian apa sih sahabat sejati itu ??? Apakah mereka yang selalu tertawa bersamamu, atau mereka yang selalu dekat denganmu.
Seorang teman lama telah memberikan banyak inspirasi kepada saya, apa arti dari sebuah sahabat. kali ini saya akan mencoba membagi pengalaman dan kisah saya tentang sahabat, 25 tahun silam aku dan sahabatku mulai kenal, hanya perkenalan yang bisa di bilang biasa dan tidak ada yang istimewa, kami hanya kebetulan satu kelas di bangku Sekolah Menengah Pertama, pertemanan kami biasa saja tidak ada yang special, hanya sekedar saling kenal, tegur sapa dan bercanda layaknya teman sekolah saja. Di sekolah ini kami kebetulan juga belajar beorganisasi, dalam wadah organisasi gerakan Pramuka. 3 tahun kami menempuh jenjang pendidikan ini dalam satu kelas, banyak hal terlewatkan canda, tawa, gurauan bahkan kadang ada sedikit pertengkaran. Hampir tak ada hal yang teramat istimewa yang kami lalui, tapi ada satu moment yang boleh di bilang bisa di banggakan, yang mana kami bersama - sama berhasil membawa nama sekolah kami meraih juara dalam ajang perkemahan Pramuka.
Selepas SMP kami sama - sama melanjutkan ke sebuah Sekolah Menengah Atas di kota kecil kami yang bisa dibilang salah satu sekolah favorit di kota kami, bersama teman - teman yang lain. Di jenjang ini kami bisa di bilang hampir tidak pernah berhubungan, kami berbeda jalur dia lebih fokus dalam pelajarannya, sedangkan aku lebih memilih untuk melanjutkan belajar berorganisasi. Bahkan bisa di bilang Organisasi nomor 1 dan sekolah nomor 2 buatku, berbagai jabatan dalam keorganisasian intra sekolah dan ekstra sekolah yang ku sandang, sebagai konsekuensi keseriusanku dalam beroganisaasi. Di balik itu entah apa yang dia peroleh dalam keseriusannya belajar, aku seakan mendapat dunia baru dan cenderung sibuk dengan teman baruku yang sehaluan dalam visi berorganisasi. Singkat cerita kami sama - sama lulus dari SMA ini, aku melanjutkan belajarku ke kota Solo, aku pilih ini karena kondisi ekonomi orang tuaku yang porak poranda dan juga gagalnya aku menembus PTN lewat jalur UMPTN, setelah orang tuaku tidak merestui dan tidak siap membiayaiku kuliah lewat jalur PMDK. Sekali lagi entah bagaimana kabar temanku itu, mungkin dia lebih sukses masuk PTN karena kegigihannya dalam belajar.
Hari berganti tahun berselang, tidak ada kabar berita dan tidak pernah kontak lagi, aku terus mengikuti apa yang menjadi kata hatiku, aku makhluk sosial kemasyarakatan sebagai buah dari pengalaman organisasi yang dulu saya pelajari.
Setelah bertahun - tahun berselang dan aku hanya menjalani hidupku, dengan gagasan - gagasan dan ide - ideku dalam hal sosial kemasyarakatan. Aku lebih suka kepada kegiatan yang sifatnya sosial, karena aku tertempa oleh keadaan yang mana aku harus benar - benar mandiri, dan kiblatku pada pola pikir yang lebih bersifat sosial kemasyarakatan. Bisa dibilang aku adalah orang yang berideologi sosial.
Puncaknya satu bulan yang lalu aku bertemu dengan seorang teman lama yang sama - sama aktif berorganisasi, singkat kata kami banyak berbagi pengalaman hidup, dan akhirnya dia memasukanku ke group alumni SMA dulu. Bisa dibayangkan betapa senangnya saya bisa bercengkrama, bersenda gurau, dan berbagi pengalaman hidup dengan teman - teman dulu 1 angkatan. Dari group inilah aku bertemu kembali sahabatku yang sempat hilang itu, kami banyak ngobrol dan saling membagi cerita pribadi masing - masing. Tak mengherankan kini dia bergelar Drh, itu buah dari keseriusannya dalam belajar, sedangkan aku hanyalah seorang sosialis dan penulis yang gagal.
Satu hal yang sempat mencengangkan saya, ternyata dia banyak memperhatikan apa yang aku lakukan selama SMA dulu, Dia banyak tahu kiprahku dalam berorganisasi semasa itu. Dan disela - sela reuni On-line ini banyak pesan yang bisa aku tangkap, dia banyak memberi masukan, nasehat dan semangat hidup. Ada beberapa kata - katanya yang benar - benar mengispirasi saya.
" hai, pa kabar, kemana aja selama ini, aku banyak mencarimu agar kita bisa bareng teman - teman yang lain, bersama berbagi pengalaman, kamu itu seorang yang hebat, aktif, teman - teman juga mencarimu mereka tidak lengkap tanpa sosok yang inspiratif seperti kamu. " saat itu juga aku tertegun ternyata seorang teman lama, yang mungkin hanya kenangan dalam hidup saya, kembali bertemu dan membawa semangat baru dalam hidup saya.
Sepenggal kisah di atas bukan sebuah bualan, tapi benar - benar terjadi pada diri saya, mungkin rekan - rekan menganggap kisah diatas hanyalah sebuah kisah biasa antara 2 teman yang telah lama terpisahkan bahkan saling tidak kenal lagi. Tapi di balik itu coba telaah sedikit, ada makna yang tersirat dari sepenggal kisah di atas. Bahwa;
- Sahabat bukanlah orang yang sangat dekat denganmu, tapi adalah mereka yang tetap tahu perkembanganmu saat kamu mengacuhkannya.
- Sahabat bukanlah mereka yang tertawa bersamamu saat ini tapi sahabat adalah yang mampu memberi dorongan dan semangat saat kamu kehilangan arah.
- Sahabat bukanlah mereka yang selalu disampingmu saat kamu mendapat indahnya dunia tapi sahabat adalah mereka yang tetap ingin kamu bangkit meski seluruh dunia ingin menjatuhkanmu.
Soo guest siapa sahabatmu ??? temukan dia sebelum kamu lupa apa arti kata sahabat..
Tulisan ini hanya corat coret iseng saja, jadi kesimpulannya ambil hikmah baiknya dan buang jauh keburukannya..
Salam sukses kalian hebat bersama sahabat, jadi selamat mencoba temukan sahabat sejati kalian....
